Senin, 14 Januari 2019

Takut kepada Allah Swt


Syaikh Abdul Qadir Jailani memberikan sebuah nasihat sebagai berikut.
            Celakalah kalian wahai orang-orang yang sombong! Ibadah kalian bukan masuk ke dalam bumi, melainkan naik ke lanngit. Allah Swt berfirman:”Kepadanya naik perkataan yang baik dan amal shalih, yang ditinggalkannya (dibalesnya).”(Q.S.Fathir:10)
            Tuhan kita Azza wa Jalla bersemayam di atas Arasy. Dia menjaga kerajaan ini, imunya menguasai segala sesuatu. Tujuh ayat di dalam Al-Qur’an telah menjelaskan tentang hal ini.Tidak mungkin terhapus karena kebodohanmu. Sekali pun engkau mengarahkan mata pedang ke leherku aku tidak akan merasa gentar. Sekali pun engkau bujuk aku dengan hartamu, aku tidak akan tergoda. Sesungguhnya aku hanya takut kepada Allah Swt dan aku tidak takut kepada apa pun selain Dia. AKu tidak pernah berharap kepada apa pun kecuali kepadanya. Aku menyembah bukan menyembah selain Dia. Aku beramal untuknya bukan untuk selain Dia, rizkiu ada di sisinya dan dari tangannya. Segala sesuatu adalah kepunyaannya.Hamba dan segala sesuatu adalah miliknya.
            Disebutkan bahwa sebanyak 500 orang masuk islam melalui tangan Syaikh Abdul Qadir Jailani. Kemudia ada 20.000 orang yang bertaubat. Namun demikian beliau mengatakan bahwa hal itu terjadi karena berkah Nabi Muhammad Saw. Allah Swt berfirman:”(Dia) mengetahui yang ghaib, maka tiadalah dilahirkannya yang gahib itu kepada seorang jin pun, kecuali orang yang disukainya di antara para Rasul.”(Q.S Al-Jin:26-27). Hal yang ghaib itu ada di sisinya. Maka mendekatlah kepadanya sehingga engkau dapat melihatnya dan dapat melihat apa saja yang ada di sisinya. Tinggalkanlah keluargamu, hartamu, negerimu, istrimu dan anak-anakmu. Keluarkanlah semuanya dari hatimu dan segeralah berjalan menuju pintunya. Apabila engkau telah sampai di hadapan pintunya janganlah terkecoh oleh pelayan-pelayannya, kekuasaan dan juga kerajaannya. Apabila mereka menyajikan makanan,jangan memakannya. Apabila mereka menempatkanmu kamar,maka jangan menempatinya. Apabila engkau dinikahkan,maka jangan menikahinya. Jangan menerima apa pun sebelum engkau bertemu dengannya. Biarkan dirimu dengan pakaian dan kelelahanmu. Biarkan dirimu dengan debu jalan dan rambut yang kusut. Biarkanlah semua itu nanti Dia yang akan mengubah nasib dan penampilanmu. Dia memberikanmu makan dan minum,Dia yang mendamaikan kegelisahanmu,Dia yang akan mengobati kelelahanmu dan mebghilangkan kecemasanmu. Mendekatnya engkau kepadanya akan menjadikan engkau cukup,dengan melihatnya engkau akan memperoleh makanan, minuman dan juga pakaian. Apakah artinya menuhankan makhluk? Menuhankan makhluk adalah takut kepada mereka,berharap,cinta dan bersandar kepada mereka. Inilah arti menuhankan makhluk.

Jumat, 11 Januari 2019

Nasihat Seorang Mukmin untuk Saudaranya


Hari Jum’at,pertengahan syawal 545.syaikh Muhyiddin abdul Qodir berkata:
Hati kaum (yang diceritakan di atas) adalah hati yang bening,bersih,merupakan mahkluk,mengingat Allah swt,melupakan urusan dunia dan mengingat akhirat,melupakan urusan mereka sendiri,mengingat apa-apa yang ada di sisi Allah swt.Kalian juga semua terhalang dari semua itu.Kalian juga sibuk dengan urusan dunia dari pada akhirat,meninggalkan rasa malu terhadap Tuhanmu Yang Maha Agung.
            Dengarkanlah,nasihat dari saudaramu yang mukmin,dan jangan membantah.Sebab dia melihat apa yang tidak engkau lihat pada dirimu.Oleh karena itu,Nabi Muhammad Saw bersabda,”Seorang mukmin menjadi cermin bagi mukmin lainnya.”
            NAsihat orang mukmin kepada saudaranya adalah benar.Dia akan menjelaskan hal yang tersembunyi,dia akan membedakan antara yang baik dan yang buruk,memberitahukan mana yang maslahat untukmu dan yang madharat untukmu.
            Maha suci Allah yang telah menyelamatkan di dalam hatiku untuk menasihati makhluknya,dan telah menjadikannya sebagai cita-cita terbesarku.Aku adalah seorang yang memberi nasihat,dan aku tidak mengharapkan balasan apa pun atas itu.Akhirat telah sampai padaku.Aku bukanlah pencari dunia,aku bukanlah hamba dunia,tidak juga akhirat,dan tidak juga selain Dia.Aku tidak menjadi hamba kecuali hanya untuknya.Satu-satunya Tuhan yang Maha Qodim.Kebahagiaanku karena kebahagiaan kalian,dan yang meresahkanku adalah kebinasaan kalian.Jika aku melihat wajah seorang murid yang benar,aku merasa bahagia.
            Tinggalkan sikap takabur terhadap Allah dan kepada manusia.Hendaklah kalian bersikap tawadlu.Asalmu adalah dari setitik nuthfah yang kotor,asalmu dari air mani yang hina,dan penghabisanmu adalah kematian yang akan menghampirimu.Janganlah menjadi orang yang dipimpin oleh ketamakan,diburu,dan dikendalikan oleh hawa nafsu menuju pintu kekuasaan.Mencari sesuatu yang bukan bagian (hak)nya,atau mengambil bagian orang lain dengan jalan yang rendah dan hina.Nabi Muhammad Saw bersabda,”Siksa Allah yang paling keras adalah kepada hambanya yang mencari sesuatu yang bukan menjadi bagian (hak)nya.”
            Wahai orang yang bodoh dengan ketetapan takdir dan lalai kepada yang menetapkan takdir itu.Apakah engkau mengira bahwa penduduk dunia itu sanggup memberikan bagian yang bukan hakmu? Tetapi ini adalah godaan syetan yang telah melekat di kepala dan di hatimu.Dengan sikap itu,engkau bukan lagi menjadi hamba Allah,melainkan menjadi hamba nafsu,hamba syahwat,dan syetan.Engkau menjadi hamba bagi uang dan harta kalian.Berusahalah memandang (dengan meminta nasihat) orang yang beruntung (sukses) sehingga engkau dapat meraih keberuntungan dengan mengikuti jalannya.
            Barang siapa yang tidak memandang (dengan meminta nasihat) kepada orang yang telah (sukses),maka dia tidak akan memperoleh kesuksesan,Engkau telah melihat orang yang sukses,tetapi engkau hanya memandang dengan mata air,tidak memandang dengan mata hati dan keimananmu,jika tidak,maka sudah pasti engkau tidak akan memiliki pandangan yang dapat sampai kepadanya.Allah Swt.berfirman,”sebenarnya bukan mata itu yang buta,tetapi yang buta adalah hati yang ada di dalam dada.” (Q.S.Al-Hajj:46)
            Barang siapa yang beramal dengan tujuan untuk (dilihat)makhluk,sesungguhnya dia tidak memiliki amal.Hakikat amal itu di lakukan saat menyendiri,tidak diekspos kepada umum,kecuali ibadah wajib yang mesti dilihat oleh manusia.Kelalaianmu telah mendahului ketelitianmu dalam membuat dasar (pondasi),maka tidak berguna lagi keteltian dalam membangun sesuatu di atas dasar tersebut.Jika bangunan berubah,dan dasar(pondasi)nya kuat maka engkau akan membenahi bangunan diatas dasar tersebut.Amal,tauhid,dan keikhlasan,maka tidak akan yang diperoleh dari amalnya.Kuatkan dasar(pondasi)amalanmu dengan tauhid dan keikhlasan,lalu dirikan bangunan amalmu dengan kekuatan Allah dan kekuasaanya,jangan dengan kekuatan dan kekuasaan yang ada padamuu ”Tangan” tauhid yang akan membangunnya,bukan tangan-tangan kemusyrikan dan kemunafikan.orang yang bertauhid yang akan mengangkat kekuatan amalnya,bukan kemunafikan.
            Ya Allah,jauhkanlah dari kami penyakit nifak.Ya Allah berikanlah bagi kami,kebahagiaan dunia dan akhirar dan periharalah kami dari siksa api neraka.Amin.

Kamis, 10 Januari 2019

Menghapuskan Angan-angan Mengenai Kekayaan


Pada hari jumat pagi-pagi tanggal 8 Syawal 545 H di madrasah Ma’muroh,Syaikh Muhyidin Abdul Qodir Jaelani menyampaikan ceramahnya:
Wahai orang-orang yang ada dalam kefakiran,jangan berangan-angan tentang kekayaan.Sebab angan-angan iti menjadi penyebab kehancuranmu.Wahai orang yang sedang menderita sakit,jangan hanya berangan tentang kesehatan,sebab iti pun adalah pangkal keruksakanmu.Jadilah sebagai orang yang berakal.Cukuplah dengan ketetapan yang telah ditetapan untukmu,dan jangan meminta lebih dari itu,Setiap kali Allah ‘Azza wa Jalla mengabulkan permintaanmu,akan muncul kecemasan dan kesusahan.Kamu sudah mencobanya,kecuali hamba yang diperintah untuk meminta dengan hatinya.Hendak meminta untuk pengampunan,sehat,perlindungan dari urusan agama,dunia dan akhirat.Cukuplah dengan permitaan tersebut.jangan memilih terhadap kehendak Allah dan jangan bersikap sombong atas taqdirnya,karena itu akan membinasakanmu.Jangan bersikap sombong kepada Allah dan jangan sewenang-wenang terhadap makhluknya,dengan alasan kekuatan dan kekayaan engkau miliki.Sesungguhnya itu akan menghancurkan dirimu sendiri dari Allah Swt,akan mengadzabmu.Sesungguhnya adzabnya sangat keras dan pedih.Sangat rugi dan celaka!jika pada lisan mengaku muslim,sementara hatinya tidak.Ucapannyamengaku muslim,sedangkan perbuatan tidak.saat ada di keramaian mengaku muslim,tetapi saat sendiri tidak.
            Apakah kamu tidak mengetahui,sesungguhnya jika engkau melakukan shalat,mengerjakan puasa dan berbuat kebajikan,sedangkan tidak memurnikan tujuan semata karena Allah’Azza wa Jalla.Maka sesungguhnya engkau termasuk orang yang munafik.Jauh dari Allah Swt.Bertaubatlah sekarang juga! Bertaubat kepada Allah dari segala ucapan dan perbuatan yang hanya bertujuan karena karena dunia.Umat yang di dalam perbuatannya tidak diiringi kecintaanyang sangat(terhadap dunia),mereka adalah orang-orang yang berbahagia,mereka adalah orang-orang yang yakin pada tauhidullah,mereka adalah orang-orang yang ikhlas,bersabar terhadap ujiannya serta bersyukur atas segala nikmatnya.Mereka mengingat(Allah)dengan lisannya,lalu dengan hatinya dan lubuk hatinya yang terdalampun berdzikir kepada Allah.Jika datang kepada mereka godaan dari makhluknya,maka wajahnya akan tersenyum,kerajaan di dunia tidak berharga di matanya,seluruh yang ada di dalam dunia mencadi kecil,remeh dan tidak berarti.Sebagai tambahan pahala bagi mereka,mereka menjadi penghuni Syurga dan terhindar dari neraka.Semuanya hancur lebur,tidak bumi,tidak juga langit,tidak penghuninya.Allah berfirman,”Maka ingatlah kepada ku,aku pun akan ingat kepadamu,bersyukur kepada ku dan jangan lah kamu ingkar kapadaku”.(Q.S.Al-Baqorah :152).Berdzikirlah kepadanya dengan penuh kekhusyuan.Perhatikan firman Allah dalam sebagian perkataan hadits qudsinya,”Aku bersama orang yang berdzikir(ingat)kepadaku.”Maka mereka hijrah menuju pertemuan untuk berdzikir sehingga mencapai kebersamaan dengannya.
            Wahai manusia,jangan bingung.Ilmu ini tidak akan memberikan kalian manfaat kecuali disertai dengan amalannya.Kerjakanlah apa yang di perintahkan di dalam Al-Qur’an.Ini adalah hokum Allah’Azza wa Jalla.Mereka mengamalkannya dari hari ke hari,tahun ke tahun sehingga mereka memperoleh buah sebagai hasilnya.Rasulullah Bersabda,”Ilmu itu akan berhubungan dengan perbuatan jika direspon,jika tidak maka ilmu tersebut akan berlalu.”Nilai ilmu itu akan hilang,dan yang tersisa petakanya.Syafaat darinya akan ikut hilang sehingga Allah enggan mendekat dan tidak mau memenuhi kebutuhanmu.Isinya akan hilang,dan yang tersisa hanyalah kulitnya,Dan inti dari ilmu adalah amal.Tidak sah ucapanmu bahwa engkau pengikut Rasulullah ,sementara engkau tidak melakukan sunnah-sunnahnya.Jika engkau telah melakukan apa yang diperintahkannya,sebutlah hati dan lubuk terdalam hatimu untuk memasuki Allah ‘Azza wa Jalla.Ilmu mu memanggilmu,tetapi engkau tidak mendengarkannya,sungguh yang dimikian karena tidak ada lagi hati di dalam dirimu.Ilmu yang disertai dengan amal akan mendekatkanmu kepada Dzat yang menurunkan ilmu tersebut.Jika engkau melakukan aturan ini,maka ilmu lahir yang ada,akan melahirkan ilmu batin.Sehingga akan terbentuk dua pandangan.Hatimu akan menjadi takut.Ilmu dan hikmah,lahir dan batin.Kewajibanmu adalah mensucikannya.Dengan ilmu tersebut,nasihatilah karib karabat.Sebab zakatnya ilmu(pencuciannya)adalah menyebarkannya,dan berdakwah kepada makhluhnya agar menuju ‘Azza wa Jalla.Allah Swt berfirman,”Dan hanya orang-orang yang bersabarlah yang di sempurnakan pahalannya dengan tanpa batasan.”(Q.S.Az-Zumar :10)
            Ya Allah,anugrahkan kepada kami kesempatan untuk bertemu dengan mu di dunia maupun di akhirat.Karuniakanlah kepada kami nikmatnya berdekatan dengan mu dan menatap wajah mu.Dan jadikanlah kami sebagai orang yang rela mengaku engkau sebagai Tuhanmu dan berpaling dari selain mu.Anugerahkan kepada kami kebaikan di dunia dan di akhirat,dan perihalalah kami dari api siksa neraka.

Rabu, 09 Januari 2019

Zuhud Terhadap Dunia


Pada tanggal 19 Dzulhijjah 545 H,Syaikh Abdul Qodir Jaelani menyampaikan ceramahnya sebagai berikut:
            Diriwayatkan dari Nabi Isa a.s bahwa apabila ia mencium bau yang sedap,maka ia menutup hidungnya seraya berkata,”Ini adalah bau dunia yang menjdi hujjah atas diri kalian.”Wahai orang mengaku zuhud dengan ucapan dan perbuatanmu.Kalian telah mengenakan pakaian orang zuhud,tetapi hatimu masih dipenuhi cinta dunia.Apabila engkau meninggalkan pakaian zuhudmu itu,maka yang akan nampak adalah rasa cinta dunia yang ada di dalam hati kalian,dan ternyata cinta dunia yang ada pada hatimu lebih besar dibandingkan dengan cinta dunia seorang munifik tulen.Orang yang benar-benar zuhud,baginya dunia akan datang dengan sendirinya,sehingga lahirnya nampak mengambil dunia,tetapi hatinya dipenuhi dengan sikap zuhud terhadap dunia dan terhadap yang lainnya.Oleh karena itu,Rasulullah Saw.Lebih zuhud dibandingkan Nabi Isa a.s dan Nabi-nabi lainnya.Meski beliau pernah  bersabda,”Aku dijadikan menyukai tiga hal dari dunia:wewangian,perempuan dan dijadikan kesejukan mataku dalam sholat.”
            Rasulullah Saw,mencintai itu semua disertai sikap zuhud terhadapanya dan juga yang lainnya.Karena semua yang beliau sukai itu telah ditetapkan menjadi bagiannya berdasar pada ilmu Allah Swt.Apa yang beliau peroleh merupakan buah dari ketaatannya mengikuti segala perintah.Barang siapa pun yang memperoleh bagiannya dengan cara seperti itu,masih termasuk dalam ketaatan walaupun hidupnya dipenuhu oleh dunia.
            Wahai orang yang zuhud di atas kebodohan,dengarkanlah,jujurlah,dan jangan berdusta.Belajarlah tentang masalah ini sehingga engkau tidak lagi menolak takdir akibat kebodohan kalian.Setiap orang yang bodoh hanya mengikuti pandangannya sendiri,selalu menerima bisikan hawa nafsu dan setan.Dia adalah hamba iblis,dia mengikutinya dan menjadikan iblis sebagai gurunya.Ujian paling besar atas mereka adalah berdirinya mereka pada dunia,keterlenaan mereka didalamnya dan pengliatan mereka terhadap orang-orang yang mendustakan Allah Swt.dan juga mendustakan terhadap mereka.
            Laksanakanlah apa yang diperintahkan kepadamu dan jauhilah apa yang dilarang untukmu,maka engkau akan dekat kepada tuhanmu di dunia dengan hatimu dan di akhirat dengan ruh dan jasadmu.Wahai orang yang zuhud,tingkat ke zuhudan mu masih harus di perbaiki.Zuhudmu masih di sertai hawa nafsu dan keinginan bahkan kamu mengikuti pendapatmu sendiri.Ikutilah langkah kaki orang yang ma’rifat,para guru,para ulama dan mengamalkan ilmunya dan  berusaha menghadapi manusia dengan nasihat tanpa ada rasa tamak,dan hatinya selalu menghadap Allah Swt,dan berpaling dari segala sesuatu selain Dia.
            Diriwayatkan dari para ahli sufi,”Aku bermimpi bertemu dengan Sufyan ats-Tsauri setelah ia meninggal dunia,aku bertanya kepadanya,’Apa yang dilakukan Allah Swt,terhadmu?’Dia menjawab,’Aku meletakan sebuah kakiku pada shirat(jembatan)sedangkan yang satu lagi sudah sampai surga.”Salam sejahtera baginya.Dia adalah seorang yang ahli fiqih dan wara’(hati-hati),dia mempelajari ilmu sekaligus mengamalkannya,ia menunaikan apa yang menjadi hak ilmu,yaitu diamalkan sekaligus memberikan hak amal,yaitu keikhlasan.Maka Allah Swt.Memberikan keridhaannya demikian juga Rasulullah.Karena ia telah mengikuti Allah Swt dan Rasulnya.orang yang tidak mengikuti Rasulullah Saw,dan tidak menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman,maka dia tidak akan pernah sampai kepada Allah Swt.Bahkan ia akan binasa dan membinasakan(orang lain),dia akan tersesat dan menyesatkan.Keduanya(Kitabullah dan Sunnah Rasulullah)adalah petunjuk.Al-Qur’an akan membawa kepada Allah Swt dan Sunnah akan membawa kepada Rasulullah Saw.
            Ya Allah jauhkan kami daari hawa nafsu kami.Berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat,dan periharalah kami dari siksa api neraka.aminn   

Sejarah Perkebangan Islam Di Thailand


Negara Thailand dikenal juga dengan sebutan Muangthai,atau Muangthai Risabdah ,atau Siam,atau negeri gajah putih.Thailand berbatasan langsung dengan Malaysia dan sering digambarkan sebagai bunga yang mekar di atas sebuah tangkai.Nama negara Thailand berarti negara yang merdeka,karena menjadi satu-satunya negeri di Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah oleh bangsa Barat.Penduduk Thailand mayoritasnya beragama Budha,sedangkan lebih dari 10% penduduk adalah muslim.Penduduk muslim Thailand sebagian besar berdomisili di bagian selatan Thailand yang berbatesan dengan Malaysia,seperti di propinsi Pha Nga,Songkhla,Narathiwat dan sekitarnya yang dulu adalah bagian daari Daulah Islamiyyah Pattani.
            Agama islam masuk ke wilayah Thailand sejak pertengahan abad ke-19.Masuknya agama islam di Thailand terjadi sejak kerajaan Siam menguasai kerajaan Pattani Raya atau Pattani Darussalam.Kata “Pattani”berasal dari kata Al-Fattani yang berarti kebijaksanaan atau cerdik sebab di wilayah itulah muncul ulama dan cendiakawan muslim yang terkenal di Asia.Kaum Muslim dari tanah jawa banyak yang menjadi guru Al-Qur’an dan kitab-kitab islam berbahasa Arab Jawi,Sampai saat ini,beberapa kitab Arab Jawi masih dipakai rujukan di beberapa sekolah muslim dan pesantren di Thailand Selatan.
            Perkembangan Agama Islam di negara Thailand semakin pesat ketika sejumlah pekerja muslim dari Malaysia dan Indonesia masuk ke negara Thailand pada akhir abad-19.Mereka datang untuk membantu kerajaan Thailand membangun sejumlah kenal dan system perairan di Krung Thepy Mahanokhon(Bangkok).Sejumlah keluarga muslim bahkan  mampu menghimpun dana dan mendirikan sebuah masjid sebagai sarana ibadah.Di Thailand terdapat sebuah masjid yang didirikan pada tahun 1949 oleh warga negara Indonesia dan komunitas muslim asli Thailand.Masjid itu didirikan di atas tanah wakaf Haji Saleh,seorang warga muslim Indonesia yang bekerja di Bangkok.
            Kaum muslim di negara Thailand bebas menyelenggarakan pendidikan dan acara-acara keagamaan.Selain itu,pengembangan pendidikan islam di Thailand sudah mencapai taraf yang lebih dari sekadar nasional dan regional.Umat muslim di Thailand mampu menjalin hubungan dengan beberapa lembaga pendidikan islam negara lain,baik yang nasional maupun internasional.Kaum muslim Thailand juga mengirimkan mahasiswa ke berbagai Universitas dunia,seperti Al AZHAR Mesir dan MADINAH dan juga beberapa Universitas tanah air,seperti  UII,UIN,Universitas Muhammadiyah dan lainnya.Termasuk jga mengirimkan siswa-siswa Thailand ke beberapa pesantren di Indonesia,termasuk Gontor yang berada di jawa timur.
            Pusat kegiatan Dakwah islam terbesar di Bangkok terletak di Islamic Center Ramkamhaeng.Di tempat itu hamper semua kegiatan keislaman mulai dari taklim,layanan pernikahan,serta makanan halal dapat ditemukan.Salah satu orang Indonesia yang berjasa di bidang sertifikasi makanan halal adalah Winai Dahlan(cucu daru KH Ahmad Dahlan),yang sudah puluhan tahun tinggal dan menjadi warga negara Thailand,yang menjabat sebagai Derektur dari Halal Science Center di Universitas Chulalongkorn,yang giat melakukan promosi mengenai makanan halal keseluruh penjuru dunia.

Selasa, 08 Januari 2019

Ikhlas dalam Beramal

Pada hari jum’at pagi,di permulaan bulan syawal 545 H,di madrasah,Syaikh Abdul Qodir jaelani menyampaikan ceramahnya:
            Alangkah banyaknya engkau menuntut ilmu tetapi tidak engkau amalkan.Bukankah buku ilmu kemudian sibukanlah dirimu dalam pengamalannya disertai dengan keikhlasan.Jika tidak demikian,maka engkau tidak akan pernah mencapai kebahagiaan.Engkau menuntut ilmu,tetapi engkau masih manentang tuhan dengan berbagai perbuatanmu.Sungguh engkau telah menanggalkan pakaian malu dari wajahmu.Bahkan engkau telah menjadikannya sebagai pemandangan yang paling rendah.Engkau mengambil dan menolak sesuatu dengan hawa nafsu,engkau juga bergerak dengannya.Sudah barang tentu itu akan membawamu kepada kebinasaan.Merasa malulah kepada Allah Swt.Dalam setiap keadaanmu,laksanakanah hukumnya,apabila engkau melaksanakan lahiriah hokum,maka amal akan mendekatkanmu kepada ilmu Allah Swt.Ya Allah selamatkan kami dari jeratan orang-orang yang lalai.
            Apabila engkau melakukan dosa,maka petaka akan menimpamu.Apabila engkau bertaubat,mohon ampun,dan memohon pertolongan kepadanya,maka petaka itu akan jatuh di sekitarmu.Petaka itu memang akan datang,maka mohonlah kesabaran dan sikap ridha kepadanya dalam menghadapinya.Sehingga engkau menyerahkan segala sesuatu hanya kepadanya.Sehingga yang terkoyak hanyalah lahiriah saja,sedangkan batinnya tidak,yang terkoyak hanya harta bukan agama.Wal hasil dan tujuan menjadi satu kenikmatan,bukan siksaan
            Ingatlah kepada Allah,maka Dia akan mengingatkanmu.Berdzikirlah kepada Allah agar engkau dzikir meliputimu dan menjadikanmu selalu taat dan tidak melakukan maksiat.Pada saat itu,maka engkau akan menjadi salah seorang yang termasuk orang-orang yang diingatnya.Maka sibuklah dirimu dengannya sehingga engkau tidak akan menoleh lagi kepada makhluk.Apabila engkau telah sibuk mengingatnya,maka engkau tidak akan sempat mengajukan permintaan kepadanya,karena yang engkau tuju hanyalah Dia.Apabila Dia menjadi puncak tujuanmu,maka seluruh kunci-kunci kerajaan akan ada di tangan hatimu.Barang siapa mencintai Allah,maka ia tidak akan mencintai selain Dia.Cinta lainnya akan sinar dari dalam hatinya.Anggota badan akan menuangkan minum baginya,tetapi lahir dan batinnya ia tetap sibuk dengannya,bahkan bentuk dan maknanya.Allah Swt,akan menyampaikan dan mengeluarkan dari keramaian.Apabila hal ini telah tercapai,maka Allah Swt.Yang akan mencintainya.
            Apakah engkau akan merenung dan memikirkannya?Bukankah engkau telah ada di dunia dan maikat mau pasti menjemputmu?Ia akan mancabut kehidupanmu  dan memisahkanmu dari keluarga dan apa saja yang selama ini engkau cinta.Berusahalah agar ketika nyawamu dicabut engkau berada bersamanya.Hantarkanlah hartamu ke akhirat sebelum engkau sampai disana,dan nantikanlah saat kematianmu.Sesungguhnya engkau akan menemukan sesuatu yang lebih berharga di sisi Allah Swt.Dari apa yang engkau lihat sekarang.Ya Allah berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat,Serta perihralah kami dari api neraka.Aminnn

Senin, 07 Januari 2019

Ujian dan Cobaan


Pada hari selasa sore tanggal 17 Ramdhan 545 H,Syaikh Abdul Qodir Jaelani menyampaikan ceramahnya:
Ujian dan cobaan adalah suatu keniscayaan yang harus ada sebagai pembutian, terlebih bagi mereka  yang suka mengaku-ngaku.Apabila tidak ada ujian dan cobaan,sudah barang tentu banyak makhluk yang mengaku sebagai wali.Oleh karena itu pasti ujiannya,agar mereka mengatakan ,”Setiap kewalian itu pasti ada ujiannya,agar tidak ada pengakuan yang dusta.”Di antara pertandaan wali adalah kesabaran dalam menghadapi tekanan manusia yang menyakitkan.Para wali bergaul dengan manusia tetapi ia tidak memperdulikan ucapan mereka.Sesungguhnya para wali telah menyerahkan harga dirinya kepada mereka.”Cinta terhadap sesuatu membuat seseorang buta dan tuli.”
            Para wali mencintai Allah Swt.Sehingga mereka buta dan tuli terhadap segala sesuatu selain Dia.Mereka menemui manusia dan berbicara dengan ucapan yang baik,dan lemah lembut,terkadang mereka juga marah kepada manusia karena cintanya kepada Allah Swt.Sesuai dengan kemurkaannya.Meraka adalah dokter,oleh karenanya mereka tahu bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya,seorang dokter tidak mengobati setiap penyakit dengan satu obat saja.Dilihat dari hati dan maknanya,mereka di sisi Allah Swt,seperti ashabul kahfi.Jibril a.s,dengan tangan qudratnya dan mahabbahnya telah mengendalikan dan memindahkan mereka dari satu keadaan kepada keadaan yang lainnya.
            Sebagian ahli sufi mengatakan ,tidak ada yang dapat tersenyum di hadapan orang fasik kecuali orang arif.Ia memerintah dan melarang serta sanggup menahan berbagai tekanan yang menyakitkan.Tidak ada yang sanggup melakukan itu kecuali orang-orang yang telah ma’rifat kepada Allah Swt.Adapun,orang yang zuhud,’abid,dan pelajar,tidak akan sanggup melakukanya.bagaimana tidak,meraka mengasihi orang-orang yang durhaka,mereka telah memperoleh rahmat dan mencapai maqam taubat dan ampunan.Akhlak orang arif adalah akhlak Allah Swt.Ia berjuang untuk melepaskan orang-orang durhaka dari belenggu tangan setan dan hawa nafsu.Bukankah apabila engkau mendapati anaku berada dalam tawanan orang kafir,engkau akan berjuang dengan segenap tenaga untuk melepaskannya?seperti dimikianlah orang-orang yang arif itu.Seluruh manusia ia anggap sebagai anaknya.Ia berbicara kepada mereka dengan lisan hokum,keudian mengasihi mereka karena menyaksikan mereka berdasarkan ilmu.Maka ia melihat perbuatan Allah Swt,terhadap manusia ia melihat bagaimana keluarnya ketetapan dan takdir dari pintu hokum dan ilmunya.Akan tetapi,ia menyembunyikan semua itu da tetap berbicara kepada manusia dengan Bahasa hokum berupa perintah dan larangan tidak berbicara kepada mereka dengan Bahasa ilmunya,yaitu nurani.
            Orang bodoh itu melihat dengan pandangan mata kepalanya,orang berakal melihat dengan pandangan akal,sedangkan orang yang ma’rifat melihat dengan mata hatinya.Ia terasing dari makhluk sehingga tidak ada yang tinggal di dalam hatinya kecuali Allah Swt.Ia berkata,”Dialah yang Awal dan yang Akhir,yang Dzahir dan yang Batin.”Allah Swt,menjadi lahir dan batin,dan menjadi yang awal dan akhirnya serta menjadi bentuk dan maknanya.Tidak ada sesuatu selain Dia di sisinya.Maka cintanya akan mengabadi bersama kepadanya di dunia dan akhirat.Merendahlah kepada orang yang lebih rendah hati,dan sombong lah kepada orang yang lebih sombong.Setan,hawa nafsu,watak dan teman-teman buruk adalah musuh-musuhmu.Maka waspadalah terhadap mereka, agar engkau tidak terjerumus kapada kebinasaan.Tuntutlah ilmu sehingga engkau mengetahui bagaimana kamu bersikap terhadap mereka,mengusir mereka,kemudian engkau juga mengetahui bagaimana engkau  mengabdi kepada Tuhanmu.Karena orang yang bodoh ibadahnya tidak akan diterima.”Barang siapa yang menyembah selain Allah dengan kebodohannya,maka keburukannya lebih besar dari pada kebaikan.”
            Ibadah orang bodoh tidak memiliki nilai sama sekali.Bahkan ia berada dalam kerusakan dan kegelapan gulitanya.Akann tetapi,ilmu pun tidak akan memberi manfaat apabila tidak diamalkan,sebagaimana amal akan sia-sia apabila tidak di sertai dengan keikhlasan.Ilmu yang engkau miliki kemudian tidak di amalkan maka ia akan menuntutnya.Rasulullah Saw.bersabda,”Orang bodoh akan di siksa sekali (karena kebodohannya)sedangkan orang berilmu akan disiksa tujuh kali (lebih berat karena ilmunya).”Orang bodoh akan di siksa karena ia tidak mau belajar,dan orang berilmu akan di siksa karena tidak mengamalkannya.Oleh karena itu tuntutlah ilmu kemudian amalkan dan ajarkan kepada orang lain,maka engkau akan memperoleh dua pahala:pahala ilmu dan pahala menuntut ilmu.
            Dunia ini gelap dan ilmunya adalah penerangnya,maka barang siapa yang tidak memiliki ilmu tentu ia akan terjeremba kedalam kegelapan dan kerusakan akan lebih banyak dari pada kebaikan.Ya allah sucikanlah hati kami,berikanlah mahkota pada nurani kami.Berilah isyarat bagi memikiran kami mengenai sesuatu diantara kami dan engkau yang berada di luar jangkauan akan kami dan manusia.
            Ya Allah,jadikanlah kami merasa cukup,sehingga tidak segala membutuhkan sesuatu.Puaskanlah kami dengan mu terhadap selain engkau.Kayakanlah guru dari anak-anak mereka dari segala kesibukan rumah mereka.Jadikanlah rumahnya sebagai rumah madrasah.Ya Allah engkau tahu bahwa ucapan ini telah menguasai aku,maka ampunilah aku,aku mengajukan permohonan dengan kejernihan hati dan kebersihan nuraniku.